Bagaimana Membuat Blog dengan Dua Bahasa atau Lebih?

zoom in zoom out  10 Juni 2009 | Tag: , , , ,

Bagaimana cara membuat pengunjung asing menyukai blog Anda jika mereka tidak mengerti bahasa yang Anda gunakan? Solusinya adalah dengan menambahkan fitur penerjemah bahasa ke dalam website atau blog Anda. Berikut ini adalah langkah-langkah mudah yang dapat Anda gunakan untuk menyediakan fitur penerjemah instant pada website Anda. Sehingga pengunjung blog/website dapat dengan mudah menerjemahkan halaman web Anda ke dalam bahasa mereka, hanya dengan menekan tautan atau gambar bendera negara mereka yang telah Anda sediakan.

Menggunakan mesin penerjemah pada blog atau website adalah cara yang paling mudah untuk membantu pembaca dari negara lain sehingga dapat terjalin komunikasi. Baik blogger menulis dalam bahasa Indonesia dan pembaca menggunakan bahasa Inggris, maupun sebaiknya, keduanya masih dapat memahami satu sama lain. ;)

Zaman sekarang, kebanyakan orang sudah memulai blogging dengan beberapa bahasa, untuk dapat menjalin komunikasi dengan pengunjung diluar blogshpere Indonesia. Beberapa layanan penerjemah gratis memungkinkan blogger untuk menulis artikel baik itu dalam bahasa Indonesia, Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, dan bahasa lainnya secara simultan.

Layanan penerjemah bahasa yang paling terkenal adalah yang ditawarkan oleh Google, AltaVista Babelfish and WorldLingo. Dengan menggunakan layanan ini, pembaca yang berbahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Jerman, Itali, Portugal, Belanda, China, Jepang, Korea, atau Rusia akan dapat menerjemahkan suatu halaman web ke dalam bahasa yang mereka pakai.

Di atas 65% pengguna internet menggunkan bahasa selain bahasa Inggris, sehingga dengan menyediakan fitur penerjemah pada blog Anda adalah hal yang bisa dibilang penting. Dengan website multi bahasa, website Anda akan lebih mudah diakses dan popular, jika pengguna dapat menerjemahkan isi dari halaman web ke dalam bahasa mereka sendiri.

Kebanyakan pengguna Blogger ataupun WordPress Self Hosted, menyediakan sebuah kotak penerjemah ke dalam website atau blog mereka. Sehingga untuk menerjemahkan sebuah halaman web, pengunjung hanya tinggal memilih bahasa apa yang ingin mereka baca, dengan menekan tombol translate yang disediakan tadi. [World Lingo, Google Translate, BabelFish Translate]. Ini adalah cara termudah untuk membuat website multi bahasa, walaupun penerjemahan konten dari halaman web tersebut masih diterjemahkan secara “kasar”.

Khusus bagi pengguna WordPress Self Hosted, ada beberapa plugin yang telah dikembangkan, dan bisa Anda gunakan untuk membuat blog dengan dua bahasa atau lebih, lihat:

Sedangkan yang saya gunakan untuk blog ini, adalah plugin dengan nama qTranslate, karena setelah saya coba, dengan qTranslate dapat membuat artikel dengan dua bahasa atau lebih, semudah bekerja dengan hanya menggunakan satu bahasa. Untuk informasi lebih lanjut mengenai fitur-fitur dari plugin qTranslate silahkan kunjungi halaman dokumentasinya. ;) Bagaimana dengan Anda?

Download qTranslate | silahkan baca Petunjuk Instalasi untuk informasi lebih lanjut

  1. 10 Juni 2009, pukul 12:05
    Balas | Kutip | #1

    Btw … nice design …

  2. 10 Juni 2009, pukul 13:01
    Balas | Kutip | #2

    @preaxz
    Thanks, It’s very kind of you Mr.Arie :)

  3. 10 Juni 2009, pukul 13:10
    Balas | Kutip | #3

    Hmm .. semula saya berpikir untuk menterjemahkan semua termasuk menu dsb seperti plugin yang mas Angga pakai. Tapi berhubung waktu yang mendesak, demi target iklan yang Indonesia, sementara di website saya, saya paksa hanya menggunakan javascript, untuk bilingualnya jadi hanya content saja yang bisa bilingual.

    Pluginnya bagus, hanya saja saya kurang sreg .. sayu sedang mencoba menggunakan URL yang seo friendly .. seperti menambahkan “/en/” di URL, bukan dengan ?lang-en

    menjadi misalnya : patembe.com/en/2009/06/10/bagaimana-membuat-blog-website-dengan-dua-bahasa-atau-lebih/

  4. 10 Juni 2009, pukul 14:09
    Balas | Kutip | #4

    preaxz :

    Hmm .. semula saya berpikir untuk menterjemahkan semua termasuk menu dsb seperti plugin yang mas Angga pakai. Tapi berhubung waktu yang mendesak, demi target iklan yang Indonesia, sementara di website saya, saya paksa hanya menggunakan javascript, untuk bilingualnya jadi hanya content saja yang bisa bilingual.

    Pluginnya bagus, hanya saja saya kurang sreg .. sayu sedang mencoba menggunakan URL yang seo friendly .. seperti menambahkan “/en/” di URL, bukan dengan ?lang-en

    menjadi misalnya : patembe.com/en/2009/06/10/bagaimana-membuat-blog-website-dengan-dua-bahasa-atau-lebih/

    Sebenarnya plugin ini mendukung hal tersebut :cool: cuma karena saya telah membuat domain en.patembe com, jika saya melakukan hal tersebut kejadiannya akan ruyam :( saya sendiri bingung antara menghapus domain tersebut atau bertahan dengan struktur permalink yang kurang SEO “?lang=en” :D

  5. 10 Juni 2009, pukul 14:42
    Balas | Kutip | #5

    @preaxz
    Setelah beberapa menit berpikir akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan saran dari mas Arie yakni memakai permalink yang SEO URL ;) namun saya harus mengorbankan subdomain saya! :cool: makasih mas!

  6. 21 Juni 2009, pukul 11:38
    Balas | Kutip | #6

    Pernah menggunakan plugin translator di wordpress, tapi hasilnya masih kurang memuaskan…

  7. 21 Juni 2009, pukul 19:19
    Balas | Kutip | #7

    @cara membuat blog
    Saya setuju dengan Anda, bila menggunakan plugin translator biasa hasilnya memang kurang memuaskan karena masih diterjemahkah secara kasar *diterjemahkan perkata*, itulah sebabnya saya lebih memilih menggunakan qtranslate ini, karena dengan plugin ini, kita dapat menulis artikel ke dalam 2 bahasa atau lebih :grin:

    Terima kasih telah berkunjung :smile:

  8. 24 Juni 2009, pukul 15:06
    Balas | Kutip | #8

    Nice article tetapi kalau menggunakan q translate hasil terjemahannya bisa sesuai dengan makna intinya nggak ya.
    Teman-teman ada kontes SEO dengan total hadiah 25 juta lho, untuk info lengkapnya silahkan berkunjung di blognya pak Joko Susilo

  9. 24 Juni 2009, pukul 16:00
    Balas | Kutip | #9

    @anggalia
    Tentunya hasil terjemahannya qtranslate tergantung dari Anda sendiri, jadi dengan plugin ini kita dimungkinkan untuk menulis dalam dua bahasa. :wink:
    btw, terima kasih infonya! :)

  10. 27 Juni 2009, pukul 13:21

    Kalau qTranslate ini kita harus membuat manual artikel setiap bahasanya ya? Kalau saya menggunakan plugin Global Translator, cukup menulis 1 artikel dalam bahasa Indonesia, maka akan langsung diterjemahkan ke dalam lebih dari 30 bahasa. Jadi lebih cepat walaupun terkadang bahasanya agak membingungkan.

  11. 24 Juli 2009, pukul 14:58

    seep lah baru mau coba nehh :cool: keep creative

  12. 15 September 2009, pukul 11:12

    wah, makasih ya infonya! i’ll try :)

  13. 28 September 2009, pukul 17:25

    I finally tried it, and I can say that I kind of not liking it.

    In order to split the content into two languages or more, it inserting some tags to all the post data on the database, which may broke your blog when you decide not to use it any longer. Importing backup will not help if you have more post written after the plugin installation.

    It is also convert your post title the same way, and the result is, it may broke your valid XHTML depends on plugins you’ve installed. WP Related posts, for example, is getting the post title by $post->post_title, so when you see the source code, the tag added by qTranslate will still remain. To get rid of it, you must edit WP Related Posts core file and change all $post->post_title into get_the_title( $post->ID ), and you will have to do that each time it updated unless the writer has change it to the way it should be.

    Another thing, I don’t know if it affects AISOP, but as far as I concern, while AISOP allow you to enter your own meta description, which it rely on custom field, I think you should write the description in both language using the defined tag to make the translation works, otherwise your SEO will broke.

    So what could be the best?

    Writing in two language is the best solution, the problem is how you store your data. qTranslate should have never use tag to allow writing in two language, they could have create another table on the database two store all the translation. So when you decided not to use it any longer, you can easily delete the related table.

    One thing lead to another, if you have already used qTranslate, and wnat to clean up those tags in all posts, you can do it in two way.

    1. Delete all the tag manually by editing post by post which will consider a huge amount of time if you have thousands of posts.

    2. Create a PHP script to get all the post, and strip the tag, and update the database automatically, which anyhow require a basic knowledge of PHP.

    Sorry for long comments ( the longest? I assume ) … :)

  14. Sri maskum
    22 November 2009, pukul 20:24

    Mas, mau nanya. sy sudah instal dan aktivasi qtranslate. kok kalo klik bendera indonesianya muncul gini terus:

    Fatal error: Maximum execution time of 30 seconds exceeded in /home

    kira2 kenapa mas?ada solusi?pls hlpz. Thanks.